MUHASABAH DIRI
By. Lela Lisnawati
Part 1
Bismillahirrohmanirrohim. .
Assalamualaikum wr. wb.
Kita mungkin sudah sering
mendengar kata muhasabah Diri, apa itu muhasabah?, muhasabah diri ialah
evaluasi, intropeksi terhadap diri sendiri. Orang yang senantiasa bermuhasabah,
dia akan selalu memperbaiki dirinya kepada hal yang lebih baik, jarang sekali
melihat keburukan orang lain karena dirinya sibuk bermuhasabah.
Kita jarang sekali
bermuhasabah, bahkan seringkali kita tidak sadar dengan peringatan yang Allah
SWT berikan, padahal Allah memberikan peringatan itu agar kita mau bermuhasabah
lebih mendekat kepada-Nya, namun kita sering tidak pernah menyadarinya, Allah
itu maha cemburu, Allah ingin kita bergantung hanya kepada-Nya bukan kepada
yang lain, kita sebagai hamba sering lalai, sampai suatu ketika Allah memberi
peringatan dengan mengusap lembut kita
namun kita lalai dan acuh tak acuh, sampai ketika Allah sedikit menyentil kita
baru kita sadar dan mau bermuhasabah.
Ketika ada suatu peristiwa
yang tidak mengenakan dalam hidup kita, misalnya kita dikasih sakit oleh Allah,
ditipu orang, kekurangan harta, disakiti orang lain, dan sebagainya. Kita
sebagai manusia sangat wajar bila menangis, bersedih, tapi stop ya disitu saja,
jangan sampai kita menyalahkan Allah sang maha pemelihara hidup, justru kita
harus cepat-cepat bermuhasabah, apa yang salah dalam diri kita, karena
sejatinya Allah selalu memberikan cobaan/ujian, peringatan, dan azab kepada
hambanya, kita harus tahu apakah yang menimpa kita itu cobaan/ujian,
peringatan, atau azab. Ketika kita diberi ujian oleh Allah, kita harus
senantiasa bersabar, berserah diri hanya pada Allah, ketika kita diberi
peringatan oleh Allah kita harus segera bermuhasabah, apa yang menjadikan Allah
memberi peringatan pada kita, cepat lari, mendekat, bersujud dan memohon ampun
hanya kepada-Nya. Azab, naudzubillahimindzalik semoga kita semua bisa terhindar
dari azab dan siksa Allah, Amin. Ketika azab dating menimpa kita ,Allah maha
pemurah lagi maha pemaaf, ayo segeralah bertaubat, karena Allah akan selalu
menerima taubat hamba-Nya sebelum nafas terakhir berada di tenggorokan, jadi
tidak ada kata terlambat untuk bertaubat, dan mendekat kepada Allah. Allah pernah meninggalkan hamba-Nya. :)