Senin, 31 Juli 2017
Jumat, 28 Juli 2017
Wanita Super
Aku tahu
ketika rambutmu mulai memutih, kulit
yang halusmu mulai keriput, mata tajammu mulai layu, bahkan kadang sudah tak
bisa menatap jauh, gigi-gigimu sudah gugur satu persatu.
Aku tahu yang
kau butuhkan dariku bukan hanya uang ataupun harta, ketika usiamu sudah
dijemput senja kau hanya perlu banyak bicara dan aku harus mendengarkan semua
yang keluar dari mulutmu yang kadang artikulasinya pun tidak jelas.
Maafkan
aku yang kadang tidak mau mendengarkanmu ketika kau banyak bicara, aku lupa bu,
ketika aku kecil dulu engkau yang pertama mendengar celotehan-celotehan kecil
ku yang sama sekali tidak begitu jelas di telinga, tapi kau sabar mendengarkannya
bahkan ku lihat diwajah indahmu dihiasi senyum. Maafkan aku bu selalu marah
ketika engkau merajuk meminta makanan yang tidak boleh engkau makan, aku lupa
bu, dulu ketika aku minta sesuatu yang tidak boleh aku makan, ibu selalu
membujuk ku dengan manis bahkan mengganti dengan makanan yang lain yang lebih
baik.
Bu, mulai
sekarang aku akan selalu mendengarkanmu bicara apapun, melayanimu dengan sabar,
mengurusmu dengan ikhlas, tapi bu kini tinggal nisanmu saja yang selalu ku
tatap, tidak ada suaramu, tidak ada rajukanmu, bu andai waktu bisa ku ulang
ingin aku memperbaiki semuanya. Kini aku sadar aku kehilangan wanita superku,
pahlawanku yang tak pernah minta dibalas untuk semua jasa dan pengorbanannya.
Anakmu..
Bandung,
28 Juli 2017
_Lela
Lisnawati_
Rabu, 26 Juli 2017
Karena Hidup Tidak Selalu Manis
Karena hidup tidak selalu manis.
Nikmati, syukuri proses yang Allah berikan
.
Karena yakinlah bahwa Allah selalu
mengganti yang terbaik.
Jangan merasa iri dengan siapapun, setiap
orang punya porsi gagalnya masing-masing..
Selalu ada pelangi setelah hujan.
Selalu ada pajar setelah gelap.
Kenapa harus menangis?, bukankah hidup
adalah perjuangan, jadi apakaha berjuang akan selamanya bahagia? Tidak, karena
setiap perjuangan kadang harus ada tetesan air mata.
Kecewa? Boleh saja karena itu manusiawi, tapi
ingat hidup harus terus berjalan, lantas kenapa kita hanya berdiam diri
meratapi kekecewaan.
Ikhlas? Ya, mungkin kata itu yang tepat
untuk kita sekarang, kenapa tidak mengikhlaskan jalan hidup yang telah Allah
tuliskan, bukankah kita hanya hamba yang ikut skenario Allah.
Berjuang kembali? Harus, karena Allah akan
merubah semua yang pahit menjadi manis dengan syarat kita harus mau berjuang karena perubahan itu
ada pada diri kita sendiri.
Yakinlah pada diri sendiri, karena Allah
akan sediakan porsi bahagia untuk kita,
yang mungkin berbeda dengan mereka-mereka diluar sana.
Kamis, 13 Juli 2017
Cara Bikin Sop Ayam Bagi Pemula (yang baru belajar memasak)
Hai-hai
semuanya terimakasih telah mengunjungi blog saya, kali ini saya mau berbagi
resep yang simple dan semua orang mungkin udah tahu, barangkali diantara
teman-teman ada yang belum paham bagaimana cara membuat sop ayam.
Bahan dan caranya ialah :
Bahan-bahan
- Ayam (banyaknya menyesuaikan dengan sayuran dan air
- Kol
- Wortel
· Kentang· Buncis· Seledri· Bawang daun· Bawang merah· Air secukupnya
Cara membuat:
·
Ayam direbus sebentar untuk membuang bau amis pada
ayam
·
Angkat ayam dan buang air rebusanya
·
Kemudian rebus air sampai mendidih masukan ayam yang
telah direbus tadi
·
Masukan wortel, lalu masukan kentang, buncis, dan
kol
·
Setelah itu matikan kompor dan masukan bawang daun dan
seledri yang telah dipotong-potong, lalu aduk
·
Goreng bawang merah dan taburi diatas sop
·
Sop siap dihidangkan
TERNYATA DI PEGADAIAN BISA AMBIL WASTERN UNION
TERNYATA
DI PEGADAIAN BISA AMBIL WASTERN UNION
Buat kalian yang mau ambil uang di Wastern
Union bisa ko di kantor pegadaian. Saya mau share pengalaman nih, saya
kebetulan asli orang Sukabumi dan otomatis ketika berusia 17 tahun sayapun memiliki
E-KTP Sukabumi. Nah, masalahnya disini kita bukan mau bahas tentang E-KTP yang
Gan Sis.. JJ.
Kebetulan saya saat ini berdomisili di Kota Bandung, ada pertanyaan nih “bisa
gak ngambil WU di Bandung pake E-KTP luar kota Bandung”?, jawaban saya “Bisa”.
Ini dari pengalaman saya ya Gan Sis, dulu saya sering ngambil WU atas nama saya
di kantor pos Bandung hanya dengan E-KTP Sukabumi yang dicocokan namanya dengan
nama yang dituju si pengirim dan no WU
(pasti semua dapat no WU dari si pengirim uang) ternyata bisa Gan Sis.
Nah lama kelamaan saya beralih ngambil
WU di Indomart, kenapa? Karena menurut saya Indomart lebih simple aja, selain
itu buka 24 jam (bisa ngambil uang sore/malam) sedangkan kantor pos jam 4 juga
udah tutup. Nih awal permasalahannya dimana sekarang?, sekitar awal bulan ini saya
dapet kiriman dari Qatar atas nama saya.
Otomatis saya melenggang dong ke indomart terdekat tapi kata petugas kasirnya
indomart sekarang sudah tidak melayani WU, tetapi saya datangi ke indomart
lain, kasirnya bilang indomart masih melayani WU tapi di cabang tertentu dan
kebetulan di indomart tersebut tidak bisa, ah entahlah pikirku mana yang benar.
Setelah itu saya putuskan untuk ke kantor pos, sesampainya di sana saya langsung
isi kertas pengambilan WU. saya pun ikut antrian di jalur yang petugas arahkan
pada saya, dan giliran Saya pun tiba, petugas meminta kerta WU yang saya isi no
WU beserta identitas lengkap saya yang sesuai di E-KTP. Tiba-tiba petugas pos menanyakan SIM atau paspor yang di
Bandung, kebetulan Saya tidak punya SIM dan paspor, Saya menawarkan kartu
mahasiswa Bandung, tapi katanya kartu mahasiswa tidak bisa. Intinya harus ada
identitas pendamping baik SIM atau paspor yang beralamatkan di Bandung. Nah
disitu saya bilang “Saya sering ko ngambil WU disini Cuma E-KTP aja”, “maaf
sekarang kebijakan baru” jawab petugas pos. Petugas pos itu pun menyarankan saya
agar ngambil di Bank saja, tapi bank yang berlogo WU.
Saya langsung bergegas keluar pos, dan
kebetulan saya menemukan bank bjb yang ada tulisan Wastern Union dengan jarak
tidak begitu jauh dari kantor pos tersebut. Saya masuk dan ditanya oleh pak Polisi
yang sedang menjaga pintu, saya pun memberitahu niat saya untuk mengambil uang
via WU, kata pak polisi tersebut bank disini sedang gangguan coba mba ke bank
bjb yang lain yang jaraknya lumayan jauh dari situ. Selanjutnya saya tidak
mengikuti saran dari polisi tersebut untuk pergi ke bank bjb yang letaknya
lumayan jauh dari sana.
Tiba-tiba saya teringat ke kantor
pegadaian, disana pernah saya baca ada tulisan WU nya, saya pun mencoba pergi
ke kantor pegadaian yang tak jauh dari sana, dan ternyata kantor pegadaian
tersebut tidak bertulisan logo WU, tapi saya coba masuk kedalam dan bertanya
kepada satpam, “Pak disni bisa WU”? , “bisa mba, silakan isi formnya” jawab
satpam tersebut. Kemudian saya mengisi form WU dan mendapatkan nomor antrian,
giliran saya pun tiba, saya dilayani seorang petugas wanita, setelah itu saya
berikan form WU yang telah saya isi sesuai identitas dan nomor pengiriman WU,
kemudian petugas tersebut meminta fotocopy E-KTP dan KK (Kartu Keluarga), namun
saya tidak membawa KK, petugas tersebut menyuruh saya pulang kembali untuk
membawa KK.
Setelah saya kembali dari kosan untuk
membawa fotocopy KK kebetulan saya KK Sukabumi, tapi tidak masalah tetap bisa
di proses, asal minimal ada dua dokumen saja untuk syarat pengambilan WU. Uang
pun akhirnya bisa dicairkan. J J Nah untuk Agan
dan Sista yang gak punya paspor atau SIM bisa coba nih ambil uang di pegadaian.
Langganan:
Postingan (Atom)
Juara Hafiz Indonesia dari Tahun ke Tahun
Assalamualaikum wr. Wb. Bismillah. . . Hai sahabat semua, kali ini saya mau review tentang Hafiz Indonesia yang disiarkan disalah s...
-
Maafkan karena aku tak bisa seperti gadis manis itu. Yang ketika melihat senyumnya, hati siapapun akan terluluh lantahkan. ...
-
*AKU PIKIR* Jam dingding di kamar ku masih berputar, jarum panjangnya terus berputar melingkari sudut-sudut jam, Aku masih termenung ...
-
Hai.. Teman-teman mungkin salah satu dari kita ada yang tidak beruntung.,. kenapa saya bilang tidak beruntung, ya karena tidak bisa hidup ...